5 Tahun Menuju Bonus Demografi Kota Makassar
Kota Makassar tengah mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi yang diproyeksikan mencapai puncaknya pada tahun 2030. Bonus demografi adalah kondisi di mana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibandingkan dengan penduduk usia non-produktif, menawarkan peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
Menurut data terbaru, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kota Makassar mencapai 58 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda Makassar memiliki potensi besar sebagai aset strategis daerah.
Untuk memaksimalkan potensi ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar telah menginisiasi berbagai program strategis. Salah satunya adalah pengembangan program "Smart Milenial" yang fokus pada pemberian pelatihan keterampilan hidup (life skills) bagi pemuda serta pengembangan wirausaha muda. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan pemuda agar mampu menciptakan peluang bisnis baru dan lapangan pekerjaan.
Selain itu, Dispora Makassar juga berencana membangun Pusat Data Kepemudaan (Data Center Kepemudaan) yang akan menjadi pusat database dan informasi tentang kepemudaan di Kota Makassar. Langkah ini sesuai dengan amanat UU No.40/2009 dan Perda No.6/2019 tentang kepemudaan, yang mengharuskan pemerintah menyediakan dan menyajikan data kepemudaan. Pusat data ini nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, perencanaan program, dan strategi pembangunan pemuda di Kota Makassar.
Namun, tantangan tetap ada. Tingkat pengangguran pemuda, kesenjangan akses terhadap teknologi, dan isu kesetaraan gender menjadi beberapa hambatan yang perlu diatasi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan pemuda.
Dengan sisa waktu lima tahun menuju puncak bonus demografi, Kota Makassar perlu terus memperkuat program-program yang berfokus pada pemberdayaan pemuda. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci dalam memanfaatkan peluang ini untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.